Apa sih sebenarnya Arti Kata "Puitis"



Pada tulisan sebelumnya adalah tentang Sosok Pemuda Indonesia tahun 1960-an yang terkenal dengan kepuitisannya, siapa lagi kalau bukan Soe Hok Gie. Ia pandai dalam merangkai kata-kata. Nah tentu ada yang bertanya-tanya, apa sih arti "puitis" itu. 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, puitis adalah bersifat puisi: dalam pidatonya, dia banyak menggunakan kata-kata. Puitis erat kaitannya dengan sesorang yang pandai dalam berkata-kata. Menurut Prof. Atmazaki (ahli sastra Indonesia), puitis adalah sesuatu hal yang identik dengan keindahan, yang merupakan sifat yang melekat pada sajak dengan kadar tertentu sesuai dengan kemampuan penyairnya. Jadi, lebih jelasnya puitis adalah sesuatu hal yang bersifat puisi ataupun kata-kata yang diucapkan/dituliskan menggunakan irama, matra, dan rima tertentu agar terdengar indah, biasanya diucapkan dengan tekanan suara tertentu dan terkadang menggunakan bahasa kiasan. Puitis akan melekat pada manusia yang sering berbicara/menyampaikan pendapatnya seperti seorang motivator, orator, dan pemimpin. Puitis sangat diperlukan oleh manusia, terkhususnya bagi mereka yang tak pernah lepas dengan khalayak luas.

Nah mengapa kita perlu puitis....????
Dengan puitis, kita dapat menarik minat pendengar dan menekankan maksud dari pembicaraan kita. Puitis juga terkadang digunakan untuk pada kata-kata saat melakukan rayuan yang romantis, seperti yang sering dilakukan sepasang kekasih. Namun kata-kata puitis sebenarnya lebih merujuk pada kata yang telah disusun sesuai dengan kaidah pada puisi, ada pemilihan kata, penentiuan rima dan irama serta dengan penekanan tertentu pada pembicaraan yang dimaksud. 

Jadi, dapat disimpulkan bahwa puitis erat kaitannya dengan kata/gaya yang berhubungan dengan puisi yang didalamnya terdapat nilai estetika dan makna yang akan dicapai. 

Semoga bermanfaat tulisan si kepo ini hehe....

2 comments:

  1. puitis semacam kalau ngomong, bahasanya denotatif dan deskriptif gitu kan ya ?

    ReplyDelete
  2. Kata puitis itu semacam bahasa yang baku gitu kan ya

    ReplyDelete