Puisiku: Hujan adalah Guruku



Hujan adalah Guruku

Perlahan rintikan hujan jatuh
Jatuh satu persatu tanpaku mengetahui jumlahnya

Perlahan hatiku tersentuh
Tersentuh tuk mencoba menghitungnya
Entah milyaran ataupun triliunan titik yang jatuh
Sungguh aku tak tahu jumlahnya

Hatiku kembali tersentuh
Tersentuh tuk mengetahui ukurannya
Entah besar ataupun kecil titik yang jatuh
Sungguh aku tak tahu ukurannya

Sungguh aku ingin tahu
Tahu akan jumlah dan ukurannya
Sungguh aku ingin tahu
Tahu akan kepastiannya
Sungguh aku ingin tahu

Pontianak, 3 September 2016
Yakobus Dapi

No comments:

Post a Comment