Pontianak
– Himpunan Mahasiswa Sistem Komputer (Himaster) Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam (Fmipa) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak gelar
Seminar Screen 7 dengan tema “Digital Art”, bertempat di Aula Canopy Center
Kota Baru Pontianak, Rabu (28/03/2018).
![]() |
| Foto bersama, tamu undangan dari HMJ Se-Mipa, Ketua Panitia dan Himaster, Pihak Telkom Indonesia, Pemateri, dan Kepala Jurusan Sistem Komputer Fmipa Untan |
Seminar
ini dihadiri oleh pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum di Kota Pontianak.
Sebanyak 126 peserta meramaikan acara ini. Turut hadir sebagai pemateri, Asyfa
S. Arum, S.Ds, Romy Hernadi, S.Ds, Ringgo Syah Alauddin Idris, dari Komikus dan
Animator Kota Pontianak.
Seminar
ini dibuka langsung oleh Ketua Jurusan Sistem Komputer, Dedi Triyanto, S.T.,
M.T. Dalam sambutannya, ia bersyukur dan bangga acara Screen ini bisa berlanjut
hingga sejauh ini. Ia berharap agar seminar ini dapat momentum bagi siswa dan
peserta lainnya untuk bisa belajar dalam dunia IT khususnya pada Digital Art
serta bisa membangkitkan suasana akademis pelajar dan mahasiswa.
“Harapannya
seminar ini bisa menambahkan wacana dan ide-ide baru yang segar dan bisa di
aplikasikan kepada masyarakat” tuturnya.
Selain
itu, ia juga berpesan kepada panitia agar kedepannya event Screen ini lebih besar
lagi gaungnya dan bisa meluas kemana-mana khusunya di Kalbar.
“Jurusan
juga sangat senang jika kedepannya ada target-target besar dari Himpunan untuk
mengembangkan event ini, terlebih lagi hingga taraf nasional” ujarnya.
Ketua
Pelaksana, Ahmad Yunizar, mengatakan bahwa acara seminar ini merupakan salah
satu rangkaian dari Screen 7 yang pelaksanaannya bertujuan untuk membagikan
pengetahuan dan pengalaman pemateri yang bergelut dalam dunia IT, khususnya
Digital Art.
“Seminar
ini merupakan salah satu rangkaian dari
Screen 7, kemarin-kemarin kami sudah mengadakan berbagai perlombaan dalam
bidang IT yang bertemakan Digital Art. Lombanya ada IT Competition, Web Desain,
Desain Grafis, Video Competition, dan Kompetisi Mobile Legend” ujarnya.
Nizar
berharap setelah keluar dari seminar ini peserta bisa menambah pengetahuannya mengenai
Digital Art dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupannya.
Rangkaian
seminar ini diselingi dengan penampilan dari Svaragita, komunitas angklung Kota
Pontianak. Selain
seminar, juga ada sesi Talkshow dari ketiga pemateri yang diundang oleh panitia
yang di moderatori oleh Andhika Eka Putra, Mahasiswa Sistem Komputer Fmipa Untan.
Satu
diantara peserta, Lou Sou Fung berkesan bahwa kegiatannya bagus dan
menginspirasinya.
“Seminarnya
bagusnya, dari sini kita bisa tahu ternyata tulisan dan animasi-animasi di line
bisa menghasilkan uang, kadang kan kita hanya tahu download-download saja
sedangkan kita ga tahu cara membuatnya” ujarnya.
Ia
mengatakan bahwa dari seminar ini, ia bersama peserta lainnya baru tahu ternyata
juga ada orang Pontianak yang membuat Webtoon dan animasi yang terkenal dan
menghasilkan uang.
“Baru
tahu, ternyata juga ada orang Pontianak yang kreatif dan hebat. Harapannya,
dengan adanya seminar ini terinspirasi
untuk ikut serta bergelut dalam dunia IT, terlebih khususnya pada Digital Art“
ujar Lou, Mahasiswa Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Untan.
Satu
diantara pemateri, Ringgo Syah Alauddin Idris sangat berkesan dengan seminar
ini karena baru pertama kalinya ia mengisi sacara seminar, ini berkat bakat dan
keahliannya.
“Terimakasih
kepada screen 7, ini pertama kalinya saya mengisi acara seminar, saya sangat
berkesan dengan seminar ini” paparnya.
Ia
mengatakan bahwa ketika berkarya jangan di simpan, diam-diam saja, animasi bisa
menjadi peluang usaha, dan yang terpenting jangan terintimidasi sebelum memulai
sebuah karya.
“Saya
pernah menyimpan karya selama 8 bulan, ketika dikeluarkan ternyata disambut
baik dan sekarang dikontrak oleh Ciayo Comic. Teman-teman yang punya hobi dan
bakat serta punya keinginan menggambar carilah kawan yang bisa menulis dan
editing, buatlah tim dan berkaryalah” ujar Ringgo.
Ia
berharap teman-teman peserta yang menghadiri seminar ini bisa termotivasi dan
terinspirasi dari hasil pemaparan dan karya-karyanya.
“Setiap
orang punya khayalan sendiri, ada yang mengkhayalkan tentang pertarungan, sosok
pahlawan, cerita romantis, dan bahkan hal-hal yang menguras pikiran seperti
saya, detektif. Jadi kalau bisa, jadilah
creator dengan khayalanmu sendiri dari pada hanya membaca dan membiarkan
khayalan itu diam dalam diri kita sendiri” tutupnya.
Seminar
ini ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta dan pemateri.
Telah terbit di TRIBUN PONTIANAK, Tulisan dan liputanku yang ke sekian kalinya. Semoga naik cetakkan hhe.
Check it guys.... http://pontianak.tribunnews.com/2018/03/30/himaster-fmipa-untan-gelar-seminar-screen-7
Telah terbit di TRIBUN PONTIANAK, Tulisan dan liputanku yang ke sekian kalinya. Semoga naik cetakkan hhe.

Kegiatan yang sungguh luar biasa.
ReplyDeleteWah ane ketinggalan info nih, padahal pengen banget ikut acara seminar ini
ReplyDelete