Cerita AkkSI 2019 Imasika FMIPA Untan


Aktivitas Sosial Imasika atau yang akrab dikenal dengan nama AkSI ini merupakan satu diantara Program Kerja tahunan terbesar Ikatan Mahasiswa Katolik (Imasika) FMIPA Untan, pada tahun ini dilakanakan di Stasi Mamparagokng, Paroki Santo Yohanes Pemandi Pahauman, Kabupaten Landak.
Puji Tuhan, setelah absen selama 2 tahun dengan berbagai juta alasan, aku berkesempatan untuk ikut lagi kegiatannya.

Bagiku, ikut AkSI merupakan kesempatan emas untuk belajar, untuk melayani dan mengabdi kepada masyarakat, sesuai dengan tema yang diangkat “Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu”, dikutip dari Efesus 4:2.
Saat berkegiatan, setiap peserta mempunyai perannya masing-masing. Kami dijadwalkan secara bergantian oleh Panitia Bidang Acara untuk melaksanakan dan merampungkan setiap agenda kegiatan. Secara keseluruhan agenda kegiatan dibagi menjadi 2, yaitu Kegiatan Fisik dan Kegiatan Non Fisik.
Pembangunan gereja merupakan kegiatan fisik yang menjadi prioritas AkSI tahun ini, hanya saja tidak dibangun rampung 100 % dikarenakan terbatasnya waktu dan bahan untuk perampungannya, yang dilakukan hanya untuk pengecoran lantai dan pemasangan batako di kanan-kiri dan depan-belakang dinding gereja saja.
Puji Tuhan, Dewan Pastoral Parokki (DPP) Santo Yohanes Pemandi Pahauman yang menyambut baik kegiatan AkSI ini turut menyumbangkan beberapa sak semen dan juga 2-3 orang tukang dari Pahauman untuk membantu peserta dan warga.
Kegiatan fisik lainnya adalah pembuatan plang gereja, pembuatan plang jalan dan penunjuk arah jalan menuju Mamparagokng, mengangkut pasir dan memperbaiki jalan.
Sedangkan untuk Kegiatan Non Fisiknya yaitu, Pelatihaan Pemimpin Ibadat, Pendidikan Iman Anak (PIA), Pelatihan Pembina PIA, Ibadat malam di rumah warga, Pelatihan Kerajinan Tangan, Pelatihan Bercocok Tanam yang meliputi pembuatan bedeng untuk tanaman kacang dan membuat pupuk kompos dengan beberapa bahan alami dari kampung tersebut. Setiap sore hari juga ada olahraga bersama warga.
Tidak hanya itu, juga ada beberapa agenda unggulan yang menjadi media untuk menjalin keakraban bersama warga Mamparagokng, diantaranya nonton bareng bersama warga, festival AkSI dan malam keakraban. Hanya saja agenda nonton bareng bersama warga tidak bisa dilaksanakan karena cuaca yang tidak mendukung, hujan deras mengguyuri kampung ini.
Di depan Gereja yang belum rampung dibangun, kami bersayonara, bersalam-salaman dan berfoto bersama umat Stasi Mamparagokng. Saat itu, satu persatu air mata menetes, diwarnai isak tangis, seluruh peserta AkSI menyalami umat satu persatu, saling memeluk, berlapang dada untuk pergi meninggalkan cerita dan kenangan yang telah diukir di kampung tersebut.

No comments:

Post a Comment